3:09 pm - Friday May 24, 2013

Peluang dan Tantangan dari BBJ

banner Peluang dan Tantangan dari BBJ

Sekda Peluang dan Tantangan dari BBJSejak 3 Juni hingga 14 Juli yang akan datang, kita, masyarakat Jember akan kembali disibukkan dengan  beragam kegiatan yang dikemas dalam pagelaran akbar bernama Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ). Dengan masih mengusung tiga dimensi yaitu: dimensi Historis, dimensi Prestasi dan dimensi Ekonomi, motto dan tema dari BBJ kali ini adalah DARI JEMBER UNTUK DUNIA”. Tema tersebut selain sebagai pemicu bagi kita untuk menjadikan Jember sebagai ‘lovely destination’ atau tempat/tujuan yang menyenangkan untuk dikunjungi oleh masyarakat global, juga sebagai penanda adanya peningkatan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas pelaksanaan.

            Sesuai dengan visi BBJ, yakni terwujudnya Jember sebagai salah satu kota tujuan kunjungan di Indonesia, dan  misi dari BBJ yakni, mewujudkan Jember sebagai pusat wisata seni, budaya, olahraga dan sain di Indonesia yang terarah dan berkelanjutan, ruang lingkup dari kegiatan ini terfokus pada kompetisi tingkat Regional, Nasional maupun Internasional dibidang Olah raga, Seni dan Budaya serta Sain. Itu sebabnya, kegiatan-kegiatan dalam rangka Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ) yang terdiri atas 27 kegiatan tersebut memiliki maksud dan tujuan untuk: Memasyarakatkan kegiatan olah raga, seni, budaya dan sain di Indonesia, khususnya di Jember; Memberikan kegiatan dan hiburan yang murah, sehat dan terarah kepada seluruh masyarakat; Membina masyarakat untuk mau berprestasi di berbagai bidang, baik olah raga, seni, budaya dan sain;  serta Menumbuhkan jiwa enterpreneur disemua level masyarakat Jember.

            Adapun sasaran yang ingin dicapai dari berbagai kegiatan tersebutdiantaranya adalah: Menggairahkan peran masyarakat dalam rangka memperingati Perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonsia Tahun 2012, Meningkatkan minat dan kemampuan masyarakat untuk meraih prestasi, baik prestasi dibidang olah raga, seni, budaya dan sain; Meningkatkan tingkat ekonomi masyarakat melalui kegiatan ekonomi kreatif yang tercipta selama BBJ 2012, serta Menjadikan Kabupaten Jember sebagai Kabupaten Enterpreuner.

            Dengan memahami dimensi, visi, misi, maksud dan tujuan, serta sasaran yang ingin dicapai dari pelaksanaan BBJ, kita semestinya sadar bahwa pelaksanaan BBJ ibarat keping mata uang yang memiliki 2 sisi yang sama besar. Di satu sisi BBJ merupakan satu tantangan untuk dapat menunjukkan bahwa Jember adalah tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi siapa saja, sementara di sisi lain, jika kita dapat mengatasi tantangan yang besar tersebut maka peluang yang tidak kalah besar telah menanti untuk diraih. Peluang untuk mengibarkan nama Jember di forum internasional, peluang untuk meningkatkan PAD, peluang untuk merangkul para investor, juga peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jember.

            “Tantangan bukan untuk dihindari, tapi untuk dihadapi”, demikian bunyi pepatah yang kerap kita dengar. Makna dari pepatah tersebut jika diimplemantasikan pada pelaksanaan BBJ mengandung arti sebuah tanggung jawab bersama bagi masyarakat Jember untuk ikut andil dalam memberikan sumbangsih bagi suksesnya pelaksanaan BBJ. Masyarakat memiliki kewajiban untuk ikut mengatasi tantangan tersebut, karena sejak awal digulirkannya, BBJ adalah even yang ditujukan dari, oleh dan untuk masyarakat Jember. Karena, meski pemerintah selama ini terkesan menjadi motor penggerak BBJ, namun sejatinya posisi pemerintah hanya menjadi jembatan yang mengakomodasi potensi yang dimiliki masyarakat.

            Karena BBJ adalah even yang ditujukan dari, oleh dan untuk masyarakat, maka peluang yang bisa diraup dari keberhasilan pelaksanaan BBJ, juga akan kembali kepada masyarakat. Hal tersebut bisa kita lihat dari maksud dan tujuan pelaksanaan BBJ, yakni Memberikan kegiatan dan hiburan yang murah, sehat dan terarah kepada seluruh masyarakat; Membina masyarakat untuk mau berprestasi di berbagai bidang, baik olah raga, seni, budaya dan sain;  serta Menumbuhkan jiwa enterpreneur disemua level masyarakat Jember.

            Untuk itu, mari kita hadapi bersama tantangan besar yang telah menanti di depan mata, sekaligus kita tangkap peluang yang ada demi kesejahteraan masyarakat Jember. (*)

Penulis: Sugiarto ( Ketua Panitia BBJ 2012 )

Tags: ,
Filed in: Opini

No comments yet.

Leave a Reply