22/10/2021

10 Algoritma yang Harus Diketahui Programmer

Buntut dari pesatnya perkembangan teknologi memunculkan serangkaian inovasi baru setiap harinya. Inovasi tersebut bisa dalam bentuk penemuan baru maupun pengembangan dari program klasik dengan mengacu pada trend teknologi terkini.

Namun, dibalik keberhasilan berbagai penemuan baru serta pengembangan program-program klasik tersebut tidak lepas dari pengkodean dan algoritma yang digunakan untuk mengembangkan penemuan baru dan program-program kompetitif.

Itu sebabnya, agar inovasi program dapat berjalan dengan sukses, eksploitasi algoritma yang tepat dan akurat adalah suatu keharusan. Berikut 10 algoritma teratas atau kelas algoritma yang banyak digunakan dalam pemrograman dan pengembangan.

10 Algoritma Terbaik dan Banyak Digunakan dalam Pemrograman

1. Hashing

Melalui teknik pencarian Hash yang digunakan, algoritma ini dapat mendeteksi dan menentukan data yang sesuai dengan kunci dan ID. Dalam perkembangannya Hashing dapat dipakai untuk mendeteksi kesalahan, manajemen cache, kriptografi, dan pencarian efektif.

Fungsi hash adalah memetakan kunci yang sesuai dengan tingkat efisiensi yang tepat. Fungsi ini juga dapat digunakan sebagai pengidentifikasi unik pada set data tertentu dan perhitungan matematikanya memungkinkan pembuatan nilai data yang tidak bertabrakan. Algoritma Hash dapat ditemui pada router untuk penyimpanan alamat IP.

2. Search Algoritma

Search Algoritme dapat diterapkan pada struktur data linier atau struktur data grafis. Search Algoritma linear juga dikenal sebagai pencarian biner yang dipakai untuk melakukan pencarian efisien pada dataset dengan fungsi kompleksitas waktu O (log N). Pencarian Biner membagi daftar menjadi dua hingga menemukan item yang diperlukan dan biasanya digunakan untuk debugging git bisection.

Search algoritma juga digunakan sebagai algoritma untuk mencari kedalamann/luasnya pencarian padaa struktur data grafis guna mendapatkan set data yang diperlukan dalam model traversing-tree. Itu sebabnya algoritma ini diterapkan pada mesin pencari, untuk membangun bot dalam kecerdasan buatan serta menemukan jalur terpendek antara dua kota.

3. Sort Algoritma

Sort Algoritma biasanya dikembangkan untuk menempatkan data secara terorganisir. Sort Algoritma terbagi atas 2 jenis, yaitu QuickSort dan Radix Sort. QuickSort memiliki sistem kerja membandingkan komponen data satu sama lain untuk menentukan pesanan masing-masing dengan kompleksitas waktu O (nLogn) untuk melakukan perbandingan yang cukup.

Sedang Radix Sort menyortir elemen dalam model linier dengan kompleksitas waktu O (n). Kesederhanaan Radix Sort membuatnya lebih cepat dalam melakukan berbagai macam tugas.

4. Dinamic Programming Algoritma

Dinamic Programming memiliki kemampuan dalam pemecahan masalah secara cerdas yaitu dengan memisahkan masalah kompleks ke dalam subproblem yang lebih kecil. Hasil pemecahan masalah tersebut akan tersimpan dalam memori dan terintegrasi dengan sistem sehingga saat permasalahan sejenis muncul akan dapat dipecahkan dengan lebih cepat.

5. Lynk Analysis

Algoritma ini biasanya digunakan dalam jaringan. Lynk Analysis menawarkan kemampuan untuk mengkorelasikan antara entitas yang berbeda dalam suatu domain yang vital bagi mesin pencari. Algoritme menggunakan representasi grafis dan matriks kompleks yang menghubungkan basis serupa dalam domain yang ada. Lynk Analysis umumnya digunakan pada mesin pencari seperti Google, serta di platform media sosial seperti Facebook, Twitter serta yang lain, di mana pencarian ekstensif dilakukan.

6. Modulo Aritmethic Algoritma

Banyaknya algoritma kriptografi yang kompleks sebenarnya didasarkan pada aritmatika  modular yang cukup sederhana. Dalam aritmatika modular, angka-angka yang kita hadapi hanyalah bilangan bulat dan operasi yang digunakan adalah penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Satu-satunya perbedaan antara aritmatika modular dan aritmatika yang Anda pelajari di sekolah dasar adalah bahwa dalam aritmatika modular semua operasi dilakukan berkenaan dengan bilangan bulat positif, yaitu modulus.

7. String Matching and Parsing Algoritma

Proses menciptakan pola yang cocok selalu penting dalam domain dan elemen jaringan apa pun. String Matching Algoritma digunakan dalam skenario di mana pola harus cocok dengan deretan panjang atau memberikan batasan sesuai dengan yaang diperlukan pada deretan validasi. String Matching and Parssing Algoritma biasanya digunakan dalam pengembangan web untuk URL

8. Fourier Transform Algoritma

Fourier Transform dan Fast Fourier Transform adalah algoritma sederhana namun sangat kuat. Keduanya dipakai untuk mengubah sinyal dari domain waktu mereka ke domain frekuensi mereka dan sebaliknya. Seluruh jaringan Digital termasuk internet, WiFi, telepon, komputer, router, satelit menggunakan algoritme ini dengan satu atau lain cara agar berfungsi. Karena itulah algoritma ini harus dikuasai oleh mereka yang bekerja pada bidang  elektronik, komputer atau telekomunikasi.

9. Disjoint Sets

Disjoint Sets adalah struktur data yang berfungsi sebagai struktur pembantu dalam suatu algoritma untuk mewakili beberapa set dalam array individu, dengan setiap item menjadi anggota dari salah satu dari banyak set. Disjoint sets, mewakili komponen yang terhubung dalam algoritma grafik serta mengelompokkan gambar.

10. Integer Factorization

Integer Factorization Algoritma adalah algoritma matematika yang memberikan panduan bertahap tentang cara mendapatkan faktor prima dari bilangan komposit. Algoritma ini memecahkan masalah kompleks dalam platform kriptografi yang membutuhkan bilangan bulat komposit besar.

Itulah 10 algoritma terbaik dan paling banyak digunakan dalam  pemrograman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *