Bersua Siti Khotijah, S.Pd., Pendongeng Multi Talenta

Siti Khotijah, S.Pd.

Siti Khotijah, S.Pd.

JEMBER, situstalenta.com – “Jadi anak itu jangan sombong! Dengar cerita ibumu, ini ya Nak?,” ujar Siti Khotijah, S.Pd memulai dongengnya. Di tangan kanannya, ada sebuah boneka anak laki-laki yang lucu.

“Kalau sombong, kamu gak punya teman. Gak ada yang nolong kalau tertimpa musibah. Dengarkan baik-baik dongeng ibu ini ya, Nak” lanjut Bu Hot, sapaan akrabnya, yang memerankan tokoh ibu dalam dongengnya itu. Ia sangat percaya diri di depan dewan juri lomba mendongeng tingkat provinsi Jawa Timur beberapa tahun silam.

“Suatu pagi, ada burung Pipit jantan yang malas. Dia suka meledek teman-temannya. ‘Ngobrol dulu, yuukkk…, Ngapain pagi-pagi udah cari makan?,’ ajak burung Pipit itu kepada burung Nuri danGelatik dengan suara tinggi melengking,” lanjut Bu Hot.

“Sepanjang hari itu, burung Pipit terus meledek teman-temannya yang ada di pinggiran hutan tersebut. Tak seberapa lama, melintas seekor gajah. Spontan Pipit yang cerewet itu teriak. ‘Hai gajah! Badanmu besar tapi bodoh! Gak bisa apa-apa, kan? Lihat aku! Bisa terbang…bisa loncat,’ ejek burung kecil itu makin menjadi-jadi. Pipit itu kemudian berloncatan di antara dahan-dahan ranting kering pohon jati yang meranggas di musim kemarau,” kisah Bu Hot, selanjutnya.

“Tak berselang lama, ranting kecil yang rapuh itu tak kuat menahan hentakan kaki-kaki kecil Pipit yang sombong itu,” lanjut dongengnya. ‘Jrug…’, kaki Bu Hot terpeleset. Spontan gelak tawa dewan juri, pecah. Rupanya, bukan burung Pipit yang jatuh dari ranting kayu. Tapi, pendongengnya yang terpeleset di atas panggung. Sakitnya tak seberapa, tapi, malunya, itu tuh,” kenangnya sambil tersenyum.

Rasa malu itu akhirnya terobati. Dewan juri memutuskan, istri mas Irhami ini berhasil meraih juara pertama. Prestasi itu adalah salah satu dari puluhan prestasi yang didapatkan selama ini. “Untuk lomba mendongeng tingkat provinsi, saya sudah 4 kali meraih penghargaan,” terang ibunya Zakiyah Luqyana Widad ini, bangga.

Selain sukses meraih 4 kali kejuaran dalam lomba mendongeng, putri kesayangan pasangan

almarhum Mohammad Hatta-Rohimah ini juga memenangi berbagai lomba, di antaranya menjadi

penulis dongeng terbaik yang diadakan oleh sebuah perkumpulan pendongeng Indonesia.

Panitia bekerja sama dengan pihak pemerintah New Zealand. Pernah juga mendongeng di hadapan orang tua, anak-anak usia TK sampai anak-anak SMP serta pejabat di lingkungan kecamatan.

“Woooowww….asyik banget,” terangnya.

Bagi orang lain, mendongeng di hadapan seorang anak saja susahnya minta ampun. Lha ini….di hadapan audien beragam usia dan wawasan pengetahuan.

Pendiri Yayasan Pendidikan dan Sosial Siti Khotijah ini pernah pula mengikuti serangkaian pelatihan sebagai trainer bagi para pendidik anak-anak usia dini. “Mula-mula mengikuti Diklat yang diselenggarakan oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi). Kemudian mengikuti pelatihan Training of Trainer (TOT) dan Pelatih Calon Pelatih (PCP).


Ikuti kisah Siti Khotijah di halaman berikutnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *