Cara Mudah Mengusir Stress di Tempat Kerja

mengatasi stress di tempat kerja

mengatasi stress di tempat kerja

Setiap orang pasti pernah mengalami stress, karena stress sendiri merupakan kondisi normal disaat pikiran mendapat suatu tekanan. Ketika tekanan tersebut datang, otak akan memberikan sinyal kepada tubuh agar melepaskan hormon dalam jumlah yang lebih besar dari kondisi normal, guna menghadapi tekanan yang datang.

Pelepasan hormon yang berlebih itulah yang membuat tubuh memiliki energi yang lebih besar, sehingga pada sebagian kecil orang stress justru dapat membuat produktifitas kerja semakin meningkat.

Persoalannya, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk memanagemen stress, sehingga disaat stress menyerang, apalagi jika datang secara beruntun, tubuh diselimuti oleh perasaan letih dan lelah, otak sulit untuk dipakai berpikir, dan dampaknya akan menjalar pada interaksi sosial, menurunnya kualitas hidup, sampai dengan terganggunya kesehatan.

Diantara sekian banyak persoalan yang membuat seseorang terserang stress, menurut sejumlah penelitian, persoalan yang paling banyak datang dari tempat kerja.  Hal tersebut cukup beralasan karena di lingkungan kerja seseorang harus berhadapan dengan sekian banyak masalah, mulai dari kondisi lingkungan yang tidak senyaman di rumah, dengan rekan sekantor serta pimpinan, dengan program, perencanaan serta target kerja, atau bahkan dengan relasi dan kompetitor.

 Menurut hasil penelitian yang dilakukan di Eropa belum lama ini, dari sekitar 120 juta pekerja, 40 juta diantaranya mengaku mengalami stress di lingkungan kerja mereka, dan seperempat dari mereka yang mengalami stress tersebut terpaksa harus absen selama 2 minggu dalam satu tahun agar dapat memulihkan kondisinya.

Meski penelitian yang sama belum pernah dilakukan di Indonesia, namun besar kemungkinan hasilnya akan sama, setidaknya hampir semua akan sepakat bahwa lingkungan kerja adalah tempat yang paling banyak menjadi pemicu serangan stress. Agar tidak menjadi salah satu dari sekian banyak pekerja yang mengalami stress di tempat bekerja, berikut beberapa tips untuk mengusir stress di tempat kerja:

1. Rencanakan Setiap Aktifitas

Rerncanakan dengan sebaik-baiknya program, aktifitas dan tugas-tugas yang ada. Perencanaan dilakukan tidak sebatas untuk jangka panjang saja, tapi juga untuk jangka pendek, seperti rencana harian, mingguan, dan bulanan. Dengan perencanaan yang baik, maka segala sesuatunya akan berjalan seperti yang kita inginkan, kalaupun ada yang meleset dari rencana, cara mengantisipasinya juga lebih mudah karena semua sudah terjadwal dan teragendakan.

2. Ciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan

Cara ini bisa dilakukan dengan menambah asesoris di dinding-dinding kantor, menempatkan vas bunga di meja kerja, atau menghiasi sudut-sudut kantor dengan tanaman hias. Meski kita tidak mungkin berharap akan mendapatkan lingkungan kerja yang sama dengan lingkungan rumah, setidaknya ada pemandangan berbeda yang menjadi penghibur untuk melepaskan sejenak beban kerja yang menumpuk selama berada di kantor.

3. Bangun Iklim Kerja

Selain lingkungan kerja, bangun pula iklim kerja yang menyenangkan dengan rekan kerja, atasan maupun relasi dengan menciptakan suasana yang terbuka, suasana yang penuh keakraban lewat komunikasi yang baik.

4. Rehat yang Cukup

Bekerja keras memang diharuskan untuk meningkatkan produktifitas, tapi bukan berarti harus bekerja seharian penuh tanpa diselingi waktu rehat. Justru jika diforsir secara terus-menerus kemampuan fisik dan otak akan menurun yang membuat produktifitas kerja juga mengalami penurunan. Itu sebabnya sempatkan waktu selama beberapa menit untuk beristirahat agar terhindar dari stress. Bila perlu, disaat sedang sibuk bekerja pun, jika fisik sudah mulai menurun dan otak sulit diajak berpikir, luangkan waktu sejenak untuk tidak melakukan apa-apa kecuali mengosongkan pikiran sambil menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya dengan keras selama beberapa kali.     

5. Bangun Toleransi dengan Rekan Kerja

Biasakan untuk membangun toleransi dengan rekan kerja dan pahami bahwa masing-masing orang memiliki kepribadian unik yang terkadang tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Untuk itu hargai perbedaan tersebut dan jangan menjadikan perbedaan sebagai persoalan, karena selain akan menyita waktu dan pikiran kita, juga akan berdampak pada menurunnya produktifitas kerja, serta menjadi pemicu serangan stress.

6. Buat Skala Prioritas

Utamakan dulu tugas yang menjadi kewajiban sebelum mengerjakan tugas-tugas yang lain. Membantu teman menyelesaikan tugas-tugas mereka memang sesuatu yang baik. Tapi pertimbangkan pula kemampuan otak dan fisik diri sendiri sebelum memutuskan untuk memberikan bantuan. Jika memang mampu dan tidak mengganggu tugas pokok Anda sendiri, tidak ada salahnya sekali waktu membantu menyelesaikan tugas teman. Tapi jika permintaan teman dirasa memberatkan, jangan ragu-ragu untuk menolaknya, daripada harus menanam benih-benih stress karena memikirkan sesuatu yang sebenarnya bukan menjadi tugas Anda.

7. Manfaatkan Teknologi

Minimalisir beban kerja Anda untuk menghindari serangan stress. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisir beban kerja adalah dengan memanfaatkan tekhnologi yang dapat membantu mempermudah pekerjaan.

Itulah beberapa cara untuk mengusir stress di tempat kerja. Jika berhasil menerapkannya, hampir bisa dipastikan produktifitas kerja Anda akan meningkat, dengan catatan tidak ada serangan stress yang datang dari lingkungan rumah dan keluarga. (Agus Kurniawan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *