01/12/2021

Jelang Pemilihan Ketua PWI Jatim, Kandidat Asal Jember Bernostalgia dengan Kalangan Wartawan di Kampung Halamannya

Lutfi Hakim bersama Wartawan Jember

Lutfi Hakim bersama Wartawan Jember

situsTalenta.com – Jelang pelaksanaan pemilihan ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur pada 17 November 2021 yang akan datang, salah satu kandidat asal Jember, Lutfi Hakim menyempatkan diri pulang ke kampung halaman untuk bernostalgia dengan rekan-rekan sejawatnya.

Lutfi Hakim
Lutfi Hakim

Acara temu kangen yang berlangsung di Hotel Aston, Sabtu (06/11/2021) tersebut dihadiri sekitar 25 orang wartawan, yang terdiri atas anggota PWI Jember dan wartawan-wartawan senior, seperti Suyono HS dan Esa Gani (mantan wartawan surabaya Pos) serta Singgih (mantan wartawan Jawa Pos).

Bincang santai dan senda gurau mewarnai sepanjang acara tanpa ada kesan formal sedikitpun, termasuk tidak ada pembahasan sama sekali seputar konferensi PWI Jatim yang pelaksanaannya hanya tinggal menghitung hari.

Ketua PWI Jember, Sigit Edi Maryanto bahkan menegaskan bahwa acara pada malam itu murni acara temu kangen, karena Lutfi Hakim yang mengawali karir jurnalistiknya sebagai reporter Prosalina memang jarang memiliki kesempatan untuk bisa berbincang-bincang dengan awak media yang ada di Jember.

Sigit Edi Maryanto
Sigit Edi Maryanto

“Acara ini tentunya juga bisa jadi ajang pembelajaran bagi teman-teman wartawan, karena selain Mas Lutfi juga hadir sejumlah wartawan senior yang membagikan pengalaman mereka selama bergelut di dunia jurnalistik,” kata Sigit.

Terkait pelaksanaan konferensi PWI Jatim yang akan memilih salah satu dari 3 orang kandidat yang maju dalam pemilihan Ketua PWI Jatim, yaitu: Ainur Rohim, Lutfi Hakim dan Eko Pamuji, menurut Sigit PWI Jember memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada rekan-rekan wartawan yang memiliki hak suara untuk menyampaikan aspirasi sesuai dengan hati nurani masing-masing.

Sebagaimana diketahui, dalam konferensi PWI Jatim nanti, ada sekitar 350an anggota PWI yang memiliki hak suara. Namun demikian, tidak semuanya dapat ditampung di lokasi konferensi disebabkan aturan prokes.

Untuk anggota biasa yang memiliki hak pilih, nantinya akan diundang untuk datang di lokasi konferensi, sedang untuk anggota muda dapat mengikuti jalannya konferensi secara online. (Maji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *