22/10/2021

Kendarai Royal Enfield, Bupati Jember Sambangi Warga Kalisat dan Silo

Perjalanan Bupati Jember Menuju Kalisat dan Silo

Perjalanan Bupati Jember Menuju Kalisat dan Silo

situsTalenta.com – Dengan mengendarai motor klasik buatan Inggris Royal Enfield, Bupati Jember Hendy Siswanto menyambangi warganya yang ada di Kalisat, Selasa (29/9/2021).

Perjalanan keliling Kalisat diawali dengan kunjungan Bupati ke kantor Camat Kalisat untuk menyerahkan uang jaminan kematian kepada ahli waris Ketua RT, RW dan Kepala Desa.

Sebanyak enam orang ahli waris menerima uang jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan masing-masing sebesar Rp.42 juta.

“Hari ini dengan didampingi Kakanwil Jawa Timur Jamsostek, bersama Kepala Cabang menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris di Kalisat karena seluruh Ketua RT/RW sudah kita ikutkan (jamsostek) semua,” kata Hendy Siswanto.

Pada kesempatan itu Bupati Jember juga berpesan bahwa kematian merupakan suatu kepastian namun kita tidak tahu kapan datangnya, Karena itu kita harus memikirkan bagaimana nasib keluarga setelah kita meninggal. Dengan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan maka akan dapat memberikan kepastian.

Keluar dari kantor Camat, Bupati dan rombongan menuju ke sebuah konter ponsel yang ada di pusat kota kecamatan. Di sana sudah menunggu 10 anak yatim piatu yang mendapatkan bantuan dari Pemkab Jember.

Perjalanan berlanjut ke Desa Glagahwero. Sama seperti di kantor Camat, tujuan Bupati adalah untuk menyerahkan uang jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris.

Selepas dari Desa Glagahwero, perjalanan berlanjut ke Pasar Kalisat. Di sini Hendy dan rombongan membagikan masker kepada masyarakat sebelum akhirnya menuju ke Puskesmas Kalisat untuk melihat pelaksanaan vaksinasi.

Bupati Jember bersama Seniman Musik Kalisat
Bupati Jember bersama Seniman Musik Kalisat

Tujuan berikutnya adalah mengunjungi Komunitas Ruang Ingatan yang ada di Desa Kalisat. Di sini Hendy menikmati sajian ketan dan kopi sembari mendengarkan alunan musik yang dimainkan seniman lokal.

Tidak hanya mendengarkan, Hendy juga menunjukkan kemampuannya dalam berolah suara dengan diiringi para seniman musik Kalisat.

“Ini sangat keren. Ada ketan dan kopi, juga musik secara langsung dari seniman yang ada di sini. Ini adalah potensi yang bisa dikembangkan. Sangat keren. Saya menikmati di sini,” kata Hendy.

Pada kesempatan itu, Bupati Jember juga membuka dialog dengan komunitas Ruang Ingatan. Salah satunya adalah rencana Pemkab Jember yang dalam waktu dekat akan mengintegrasikan seluruh desa dengan OPD dan Pendopo Bupati sehingga dapat secara realtime melakukan rapat jarak jauh guna mempermudah pelayanan kepada warga.

“Jadi meskipun di desa harus tetap maju, karena keberadaan teknologi. Nantinya kami juga akan mengembangkan smart village di semua desa dan kelurahan di kabupaten Jember,” papar Bupati.

Setelah berdialog dengan komunitas Ruang Ingatan, Hendy Siswanto menyempatkan diri mengunjungi Museum Juang Sroedji yang lokasinya berdampingan dengan sekretariat komunitas tersebut.

Di museum mini ini tersimpan koleksi benda-benda bersejarah milik pahlawan Jember, Letkol Infantri M. Sroedji.

Setelah mengelilingi Kalisat, Bupati Jember dan rombongan meneruskan perjalanan ke Kecamatan Silo.

Di Silo, Hendy berkesempatan mengunjungi warga yang membudidayakan tanaman kurma serta menyerahkan uang jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris ketua RT yang meninggal dunia. (SPKA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *