Kepala SMA Negeri Ambulu Raih Penghargaan Kepala Sekolah Inovatif dari Dispendik Jatim

Penghargaan Kepala Sekolah Inovatif

JEMBER, situstalenta.com – Berkat 5 karya inovatif yang diciptakan di lingkungan SMA Negeri Ambulu (SMANA), Drs. Mochammad Irfan, MPd. meraih penghargaan dari Dinas Pendidikan propinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut tercatat dalam register piagam bernomor 002.6/2817/101.5/2019.

Penghargaan yang sama diberikan kepada sejumlah Kepala Sekolah di Jawa Timur, beberapa diantaranya dari Kabupaten Jember karena telah mampu menciptakan karya inovasi di lembaga masing-masing.

Drs. Mochammad Irfan, MPd.
Drs. Mochammad Irfan, MPd.

Pemberian penghargaan ini merupakan upaya dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur melalui Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dengan maksud untuk memotivasi seluruh Kepala Sekolah agar tidak hanya menjalankan tugas rutinitasnya, namun juga senantiasa berinovasi untuk kemajuan lembaga yang dipimpinnya.

Proses penilaian karya inovasi dari seluruh Kepala Sekolah yang ada di propinsi Jawa Timur tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan GTK, Suhartatik, SPd. M.Psi dan dibarengkan  dengan penandatanganan SKP (Sasaran Kinerja Pegawai).

“Kami diuji langsung oleh Bu Tatik, dan beliau mengapresiasi sekali atas apa yang telah kami lakukan termasuk mengapresiasi apa yang telah diperbuat oleh teman-teman Kepala Sekolah dari Jember lainnya yang satu gelombang dengan kami,” tutur Irfan.

Drs. Mochammad Irfan, MPd. bersama seluruh Kepala SMA - SMK yang Memperoleh Penghargaan Kepala Sekolah Inovatif dari Dispendik Prov.Jatim
Drs. Mochammad Irfan, MPd. bersama seluruh Kepala SMA – SMK yang Memperoleh Penghargaan Kepala Sekolah Inovatif dari Dispendik Prov.Jatim

Lima Karya Inovatif

Sebanyak lima karya inovatif di SMANA yang mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan propinsi Jatim tersebut diantaranya Open Campus, Taman baca dengan Pemanfaatan Buku Bekas, Sistem Daur Ulang Air Wudlu untuk Budidaya Ikan, Pemanfaatan Limbah Kayu Bekas untuk Didaur Ulang dan Pendidikan Karakter kepada seluruh warga sekolah.

Kelima karya inovatif tersebut menurut Irfan paling banyak diciptakan  dalam dua tahun terakhir karena dalam dua tahun terakhir itulah Dinas Pendidikan Propinsi meminta kepada seluruh Kepala Sekolah untuk membuat karya inovatif.

“Data dari seluruh karya tersebut sebelumnya memang sudah saya kumpulkan di laptop, sehingga saat diminta tinggal mencetak. Selain itu, karya tersebut suatu saat nanti mungkin dibutuhkan oleh generasi penerus saya untuk dimodifikasi sedemikian rupa agar bisa mendatangkan manfaat yang lebih bagi siswa,” terang Kepala SMA Negeri Ambulu ini.

Menurut Irfan, menjadi suatu kewajiban bagi seorang Kepala Sekolah untuk terus berinovasi bagi kemajuan lembaga yang dipimpinnya. Terlebih jika lembaga yang dikelola merupakan lembaga besar seperti SMA Negeri Ambulu yang menjadi tempat belajar 1150 siswa.

“Sistem daur ulang air wudlu untuk budidaya ikan misalnya, terinspirasi dari banyaknya limbah air wudlu yang mengucur dari 170 kran di masjid kami yang dipakai untuk wudlu lebih dari seribu siswa. Melimpahnya limbah air wudlu itulah yang kemudian kami manfaatkan untuk budidaya ikan sehingga memberikan manfaat kepada seluruh warga sekolah,” terang Irfan.

Pribadi Kreatif

Berpikir kreatif dan selalu berinovasi bukan hal yang baru bagi Irfan. Hal tersebut tidak lepas dari didikan Abdul Wachid ayahnya yang juga seorang guru. Itu sebabnya saat masih duduk di bangku SD dia kerap dipercaya sebagai Ketua Kelas, saat masih SMP dan SMA selalu terlibat dalam kepengurusan OSIS. Bahkan dia dipercaya sebagai Ketua Komisariat Santri Jember yang belajar di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang karena saat SMA dia belajar di Jombang.

Pada saat di SMA itu pula dia aktif di kegiatan musik religi dan melatih anak-anak SMP, MTs dan MA Darul Ulum. Bakat musik dan seninya tersebut terus dia kembangkan saat kuliah di Universitas Jember, bahkan setelah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Tidak heran jika Irfan sudah menciptakan 30 lagu bernuansa etnik dengan menggunakan Bahasa Jawa, Madura dan Bahasa Indonesia. Lagu-lagu ciptaannya tersebut telah dikemas dalam sejumlah album dan dinyanyikan oleh anak-anak didiknya bahkan sebagian diantaranya pernah ditayangkan di stasiun televisi. (Maji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *