22/10/2021

Kolaborasi OJK dan KEMENKOMINFO Perkuat Digitalisasi Sektor Keuangan

KOLABORASI OJK DAN KEMENKOMINFO PERKUAT DIGITALISASI SEKTOR KEUANGAN

KOLABORASI OJK DAN KEMENKOMINFO PERKUAT DIGITALISASI SEKTOR KEUANGAN

situsTalenta.com – Otoritas  Jasa  Keuangan  bersama  Kementerian Komunikasi dan Informasi RI sepakat untuk memperkuat digitalisasi di sektor jasa keuangan  untuk  memperluas  layanan  dan  tetap  melindungi  masyarakat  serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Demikian  kesimpulan  yang  muncul  dalam  pertemuan  virtual  Ketua  Dewan Komisioner  OJK  Wimboh  Santoso  dan  Menteri  Komunikasi  dan  Informasi  RI Johnny  G.  Plate  mengenai  Arahan  dan  Diskusi  Perkembangan  Teknologi  di Indonesia  dan  Visi  Digitalisasi  Nasional  Kepada  Pelaku  Sektor  Jasa  Keuangan, Jumat (27/8).

Acara  tersebut  diinisiasi  oleh  OJK  dan  Kemenkominfo  yang  mengundang  ratusan pelaku  dan  perwakilan  asosiasi  industri  jasa  keuangan  di  perbankan,  industri keuangan nonbank serta pasar modal.

Menurut  Wimboh,  pandemi  Covid-19  justru  menjadi  momentum  yang  besar  bagi seluruh  pelaku ekonomi  termasuk  di  sektor  jasa  keuangan untuk  mengakselerasi transformasi  digitalnya  dengan  memanfaatkan  potensi  Indonesia  yang  sangat besar.

“Pelaksanaan  transformasi  digital  harus  dimulai  dengan  membangun  satu ekosistem  keuangan  digital  yang  lengkap  dan  terintegrasi,  yang  terdiri  dari infrastruktur  digital,  literasi  digital,  pemahaman  konsumen,  pengembangan UMKM  Digital,  dan  dukungan  Pemerintah  melalui  kebijakan  yang  akomodatif,” kata Wimboh.

OJK sangat mendukung pengembangan digitalisasi di sektor jasa keuangan, selain sesuai  dengan  kebutuhan  masyarakat  dan  industri  jasa  keuangan,  juga  untuk tujuan  meningkatkan  inklusi  keuangan  masyarakat  yang  berperan  dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Untuk  mengembangkan  ekonomi  digital  di  Indonesia  harus  ditopang  dengan prasyarat  fundamental  yaitu  memastikan  transformasi  digital  untuk  mencapai access,  affordability,  dan  ability  dengan  fokus  utama  membangun  infrastruktur digital  yang  memadai  dan  merata,  tidak  hanya  kepada  masyarakat  perkotaan, namun  juga  masyarakat  pedesaan,  sehingga  layanan  digital  dapat  dinikmati  oleh seluruh masyarakat dengan mudah, murah dan cepat. 

Selain  itu,  ekonomi  Indonesia  harus  dikembangkan  ke  arah  digital  karena  ke depannya  ekonomi  berbasis  digital  akan  menjadi  motor  penggerak  utama pertumbuhan  ekonomi.  Digital  ekonomi  diharapkan  dapat  mendorong  UMKM masuk  ke  rantai  pasok  global  sehingga  pemulihan  ekonomi  pasca  Covid-19 dapat terakselerasi dengan baik. 

Sementara  itu,  Johnny  G.  Plate  menjelaskan  bahwa  digitalisasi  sektor  jasa keuangan  sudah  termasuk  dalam  10  sektor  prioritas  pengembangan  ekonomi digital  di  Indonesia  untuk  memperkuat  daya  saing  geostrategis  dan  mendorong pertumbuhan yang berkualitas di Indonesia.

Menurutnya,  sektor  jasa  keuangan  tidak  hanya  perlu  mengantisipasi  munculnya disrupsi dan inovasi dari berbagai pemain fintech baru, namun juga perlu melihat potensi  akan  kebutuhan  produk-produk  keuangan  yang  inovatif  dalam  rangka inovasi pembiayaan berbasis teknologi digital maupun pembiayaan berbagai upaya digitalisasi di berbagai sektor.

Digital  ekonomi,  lanjut  Johnny  memiliki  potensi  besar  untuk  dikembangkan seperti  pada  fintech,  online  banking,  internet  banking,  dan  digital  banking disesuaikan  dengan  percepatan  pembangunan  infrastruktur  digital,  pengaturan tata  kelola  data  dan  transaksi  elektronik  serta  pengembangan  SDM  digital  yang dilakukan Kemenkominfo.

Kemenkominfo akan memberikan dukungan penuh, kerja sama lintas sektor yang kuat  antara  seluruh  pemangku  kepentingan  termasuk  dengan  OJK  agar  upaya Pemulihan  Ekonomi  Nasional  tidak  hanya  mampu  mengembalikan  pertumbuhan ekonomi,  namun  juga  mendorong  agar  Indonesia  melesat  tumbuh  mewujudkan Indonesia yang terkoneksi.

“Saya dan Pak Wimboh punya komitmen, kita bangun dari hulu dan hilir, bangun untuk kepentingan rakyat sendiri. Kita butuh kolaborasi tidak sektor minded, kita kerjakan  koordinasi,  kerjakan  bersama-sama.  Kolaborasi  ini  kita  harapkan  bisa terwujud,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *