Kunjungi Sekretariat PWI Jember, Dandim 0824/Jember Tegaskan Kondisi Kabupaten Jember yang Semakin Membaik dari Pandemi Corona

Kunjungan Dandim 0824/Jember ke Sekretariat PWI Jember

Kunjungan Dandim 0824/Jember ke Sekretariat PWI Jember

JEMBER, situstalenta.com – Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember, dalam beberapa minggu terakhir gencar melakukan rapid test di sejumlah titik keramaian seperti pasar-pasar  tradisional dan kepada para santri, baik santri dari Jember yang akan berangkat ke pondok pesantren di luar kabupaten, maupun santri dari daerah lain yang akan mondok di ponpes yang ada di Jember.

Tujuan dilakukannya rapid-test sebanyak-banyak tersebut adalah untuk mendapatkan data yang lebih banyak dan akurat. Karena dengan dilakukannya rapid test tersebut akan dapat diketahui data reaktif dan non-reaktif.

“Mereka yang reaktif akan langsung kita laksanakan SWAB Test. Itulah yang menyebabkan angka yang muncul tinggi. Namun dengan langkah tersebut maka akan dapat lebih mempercepat penyelesaian masalah. Karena alatnya sudah ada, sudah ready, sehingga 1 – 2 hari sudah langsung dapat dibaca,” demikian penjelasan dari Komandan Kodim (Dandim) 0824/Jember Kol. Inf Laode Muhammad Nurdin.

Pernyataan Dandim tersebut disampaikan di kantor sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember pada hari Senin, 22/06/2020. Kunjungan dari Dandim 0824/Jember tersebut,  dalam rangka silaturahmi dengan awak media dan ditemui langsung oleh Ketua PWI Jember, Sigit Edi Maryanto beserta seluruh pengurus PWI Jember.

Kunjungan kedua yang dilakukan La Ode Muhammad Nurdin ini bertujuan untuk mempererat sinergitas antara Kodim 0824/Jember dengan awak media. Karena sifatnya non-formal, maka disepanjang acara dipenuhi dengan senda gurau dan gelak tawa dan berlangsung dalam suasana yang santai.

Terkait dengan kondisi Jember terbaru dalam menghadapi pandemi Covid-19, Dandim menyampaikan bahwa dari hasil kunjungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB ) Pusat yang diwakili Liaison Officer (LO) Gugus Tugas Covid-19 Pusat Mayjend (P) Eko Budi S., pihak BNPB pusat menyampaikan bahwa Jember sudah menuju ke kondisi yang lebih baik.

“Hal tersebut disebabkan karena rapid-test sudah kita pergencar di seluruh titik keramaian dan kepada para santri. Sehingga dengan data yang banyak, kita bisa mengantisipasi hal-hal yang lain. Karena itulah kita butuh partisipasi masyarakat untuk melaksanakan protokol  kesehatan,” papat Dandim.

Indikator bahwa kondisi Jember semakin membaik menurut Dandim dapat dilihat dari banyaknya warga Jember yang menjalani isolasi di JSG. Jika awal dibukanya isolasi di JSG jumlah warga yang diisolasi mencapai 935 orang, saat ini sudah tinggal 11 orang, dan mereka pun  sudah tinggal menunggu waktu untuk kembali ke tempat tinggalnya masing-masing. (Maji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *