22/10/2021

Luncurkan Website PPID, Pemkab Jember Ajak Masyarakat Ikut Mengawasi Jalannya Pembangunan

situsTalenta.com – Bersamaan dengan peringatan Hari Hak Untuk Tahu Sedunia (World Rights to Know Day), Pemkab Jember meluncurkan website PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) pada hari Selasa, 28/09/2021.

Launching website PPID oleh Bupati Jember, Ir.H. Hendy Siswanto yang bertempat di pendopo Wahya Wibawagraha tersebut dihadiri Wakil Bupati KH. MB Firjaun Barlaman, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bobby Arie Sandy dan sejumlah pejabat yang lain. Hadir pula secara daring seluruh Kepala OPD, Camat dan Lurah sekabupaten Jember.

Dalam peringatan Hari Hak Untuk Tahu Sedunia tersebut Bupati Jember menyampaikan bahwa sebagai abdi negara wajib untuk terbuka dan transparan dalam hal pelayanan.

“Wes wayahe Kabupaten Jember transparan. Tentunya dengan transparansi kita wajib lebih disiplin, wajib lebih terbuka dan siap melayani apa yang diharapkan warga Jember,” kata Hendy.

Ditambahkan oleh Bupati bahwa para pejabat di Pemkab Jember adalah pembantu sementara juragannya adalah rakyat. Untuk itu para pejabat wajib memberikan keterbukaan informasi kepada siapapun dengan menyampaikan kebenaran yang sesungguhnya.

“Kita ini pembantu rakyat Jember. Juragan kita adalah rakyat. Esensinya adalah rakyat harus sukses dan untuk sukses mereka wajib tahu apa yang kita lakukan, program apa yang tersedia. Kalau kita ada kekurangan, sampaikan apa adanya dan mari kita perbaiki bersama-sama. Jangan pernah berpikir kalau ada orang mencari tahu maka kita beranggapan orang itu mencari-cari sesuatu masalah,” papar Hendy.

Plt kepala Dinas Kominfo Jember, Bobby Arie Sandy
Plt Kepala Dinas Kominfo Jember, Bobby Arie Sandy

Sementara itu, Plt kepala Dinas Kominfo, Bobby Arie Sandy saat melakukan dialog dengan PWJ (Perserikatan Wartawan Jember) lewat channel YouTube, facebook dan Radio Ashria pada 28/9/2021 menjelaskan bahwa Hari Hak Untuk Tahu Sedunia merupakan momentum bagi badan publik untuk membuka diri dengan menjalankan kewajiban memberikan informasi publik.

“Hari Hak Untuk Tahu Sedunia dideklarasikan untuk pertama kalinya di Kota Sofia, Bulgaria pada 28 September 2002 dan diperingati untuk pertama kalinya di Indonesia pada tahun 2011,” terang Bobby.

Terkait website PPID yang merupakan aplikasi terintegritas menurut Bobby sebenarnya merupakan instruksi Kementrian PAN-RB sejak tahun 2018. Hanya saja karena pengelolaan PPID di Kabupaten Jember masih belum maksimal sehingga selama 3 tahun berturut-turut skor keterbukaan informasi publik Jember rendah,

“Dengan adanya website PPID ini, hak untuk tahu terpenuhi. Inilah yang di Jember sedang dirilis. Ke depannya kita nanti akan menjadikannya satu data. Nanti terintegritas mulai dari desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten,” kata Bobby.

“Website ini merupakan pintu antara publik dengan lenbaga publik untuk bisa mengetahui apa yang ada di dalam dan apa yang terjadi di dalam,” tambah Plt Kepala Diskominfo Jember ini. (AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *