Paskibra SMA BIMA: Membentuk Insan Mandiri dan Religi

Paskibra SMA Bima Ambulu

Paskibra SMA Bima Ambulu

Ekskul yang terstuktur dari pusat hingga tingkat kecamatan ini tak lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan. Meskipun anak milenial diserang berbagai permainan lewat gadget, sebagian dari mereka rela bermandi peluh. Latihan… Latihan… Latihan…

JEMBER, situstalenta.com – Sore yang bikin gerah. Matahari pancarkan sinar dengan kuatnya.  Tanpa segenggam awan menutupi. Saat itu, semua peserta calon anggota Paskibra SMA BIMA sudah berada di aula terbuka. Sebagian senior yang akan melatih baris-berbaris juga sudah on. Siap melatih.

Namun, latihan belum bisa dimulai. Senior masih bermusyawarah. Latihan di area aula atau di tengah terik mentari. Dua pilihan yang masih diperdebatkan.

Drs. Moh. Shohib al Amin, Pembina Paskibra SMA Bima Ambulu
Drs. Moh. Shohib al Amin, Pembina Paskibra SMA Bima Ambulu

Paskibra berbeda dengan Paskibraka. Paskibra merupakan nama ekskul yang menekuni kegiatan kepaskibraan SMA BIMA. Sedangkan Paskibraka mempunyai sejarah panjang.

Pendiri Paskibraka adalah bapak Husein Mutahar, seorang TNI Angkatan Laut pada tahun 1946. Wikipedia menjelaskan Paskibraka ialah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya mengibarkan duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di 3 tempat, yakni tingkat kabupaten / kota, provinsi dan nasional. Anggotanya berasal dari pelajar SMA sederajat kelas 1 atau 2.

Pak Husein Mutahar sendiri selain berkarier di militer, juga pernah menjabat sebagai diplomat. Selain itu, sosok kelahiran Semarang, Jawa Tengah pada 5 Agustus 1916 ini juga dikenal sebagai komponis, penulis komposisi musik baik instrumental maupun vokalis.

Hasil ciptaan Pak Husein, sapaan sehari-harinya, untuk jenis lagu-lagu kebangsaan antara lain: Hymne Syukur, Hymne Pramuka, Mars Hari Merdeka dan Dirgahayu Indonesiaku. Sedangkan untuk jenis lagu anak-anak antara lain : Gembira, Tepuk Tangan Silang-Silang, Slamatlah, Jangan Putus Asa dan Saat Berpisah.

Paskibra SMA Bima Ambulu
Paskibra SMA Bima Ambulu

Dua Kali Diklat

Paskibra SMA BIMA berdiri tahun 2004. Banyak alumni anggotaya yang sukses melanjutkan karier di bidang kemiliteran. Sejak awal, calon anggota sudah dihadapkan dengan tes fisik. Mereka yang biasa hidup lelet dan santuy jangan berharap bisa menjadi anggota. Akan terpental dengan sendirinya.

Bagi murid baru kelas X, kesempatan terbuka bagi kalian yang ingin menempa diri hidup mandiri sekaligus religi. Kakak-kakak senior siap menggembleng kalian. Tak terhitung alumni Paskibra SMA BIMA yang sukses di bidang militer maupun sipil. Banyak juga yang berhasil di bidang wirausaha.

Diklat Senior Paskibra SMA Bima Ambulu
Diklat Senior Paskibra SMA Bima Ambulu

Sikap disiplin yang tinggi, antara lain, yang mengantarkan para alumni menapaki masa depan yang gemilang.

Murid kelas X yang berminat mengikuti ekskul Paskibra, diminta untuk mengikuti Pendidikan Kilat (diikat). “Diikat Yunior, istilahnya”, terang Drs. Moh. Shohib al Amin, selaku pembina.

Ditambahkannya, para calon anggota itu akan mendapatkan materi kepaskibraan dan latihan fisik dalam bentuk Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Sedangkan Diklat Senior diperuntukkan bagi anggota lama yang hendak melatih para yunior mereka.

Paskibra SMA Bima Ambulu

Bagi anggota yang ingin  mengikuti seleksi sebagai pengibar bendera pada perayaan kemerdekaan 17 Agustus baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, mereka diharuskan menjalani serangkaian tes, yakni tes fisik, psikis, kepaskibraan dan PBB. Sedangkan di tingkat kecamatan, hanya ada dua tes yaitu tes fisik dan PBB.

Paskibra SMA BIMA telah memberikan sumbangsih prestasi di antaranya memenangi lomba Paskibra se kabupaten Jember sebagai juara umum. Kemudian peringkat ketiga lomba PBB se kabupaten Jember untuk katagori kelompok putei. Selain Itu juga menjadi pemenang ketiga perorangan dalam event yang berbeda.

Pak Shohib, sapaan sehari-hari pembina Paskibra tak jemu berpesan kepada seluruh anggota untuk selalu hidup mandiri dan menatap mada depan yang cerah dengan jalan meningkatkan kegiatan peribadatan yang sebaik-baiknya. Pak Shohib juga. berharap setiap anggota meningkatkan sikap disiplin yang dijiwai nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme. (sr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *