22/10/2021

Pembelajaran Tatap Muka Mulai Diterapkan di Jember, Berikut Ketentuan Penyelenggaraannya

Bupati Jember Tinjau Pelaksanaan PTM

Bupati Jember Tinjau Pelaksanaan PTM

situsTalenta.com – Menjadi kabar gembira bagi para pendidik, siswa dan para orang tua, karena Kabupaten Jember sudah mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Tentu saja pelaksanaannya masih sebatas PTM Terbatas alias tidak sebagaimana proses belajar mengajar sebagaimana biasa.

Untuk melihat secara langsung pelaksanaan PTM terbatas itulah, Bupati Jember yang juga Ketua Satgas COVID-19, Hendy Siswanto meninjau 3 sekolah pada Senin (23/08/2021), yaitu: SMK Negeri 02 Jember, SMA Negeri 02 Jember dan SMA Negeri Ambulu.

Karena PTM masih harus memperhatikan berbagai hal yang terkait dengan pencegahan penyebaran virus COVID-19, dalam kunjungan tersebut Hendy Siswanto tidak lupa menyampaikan pesan dan  persyaratan yang harus dipenuhi.

“Persyaratan paling mendasar yaitu seluruh guru dan murid harus sudah tervaksinasi, minimal dosis 1. Selanjutnya dibatasi maksimal 50 persen per kelas ditambah penerapan protokol kesehatan yang ketat wajib dilaksanakan oleh sekolah, ” papar Hendy.

PTM menurut Bupati Jember sangat penting, namun peraturan dari Pusat juga wajib diikuti, sehingga harus ada kerjasama antara pemerintah, sekolah dengan orangtua murid untuk saling berkolaborasi menjalankan protokol kesehatan.“Apabila kita kompak mematuhi aturan pemerintah terkait penanganan Covid-19, maka insya Allah seluruh sekolah bisa melaksanakan PTM,” kata Hendy.

Bupati Jember Tinjau Pelaksanaan PTM di SMA Negeri Ambulu
Bupati Jember Tinjau Pelaksanaan PTM di SMA Negeri Ambulu

Merujuk pada laman covid19.go.id, PTM yang dilangsungkan pada semester ajar baru memang harus mengikuti Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran PAUDDIKDASMEN di Masa Pandemi COVID-19 yang dikeluarkan oleh Kemendikbudristek dan Kemenag.

Panduan tersebut di antaranya memuat protokol kesehatan yang perlu dilakukan sebelum dan setelah pembelajaran berlangsung, seperti melakukan disinfeksi sarana prasarana dan lingkungan satuan pendidikan.

Institusi pendidikan yang menyelenggarakan PTM juga wajib menyediakan cairan disinfektan, sabun cuci tangan, air bersih, handsanitizer, masker, dan/atau masker tembus pandang cadangan serta thermogun (pengukur suhu tubuh tembak).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyatakan: PTM terbatas tidak sama seperti sekolah tatap muka biasa.

Penyelenggaraan PTM akan dilangsungkan dan dilakukan secara terbatas dan penuh kehati-hatian dengan memenuhi syarat-syarat protokol kesehatan.

Institusi diberikan keleluasaan untuk menyesuaikan PTM terbatas dengan mengikuti syarat-syarat yang disampaikan dalam SKB 4 Menteri dan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran PAUD Dikdasmen yang sudah diterbitkan.

Berikut Panduan Lengkap Penyelenggaraan Pembelajaran PAUDDIKDASMEN di Masa Pandemi COVID-19. (AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *